Wednesday, February 28, 2007

Lagi-lagi Deklarasi....

Lagi-lagi deklarasi..... lagi-lagi deklarasi....
Rupanya tidak Pemerintah tidak "puas" bila hanya sekedar janji. Dalam kacamata seorang pesimistis, bila kita cermati apa yang terdapat di dalam Deklarasi ICT di Bali seluruhnya bernuansa "proyek". Bagaimana tidak, karena hampir seluruhnya pernah dilakukan beberapa tahun silam.
Misalkan saja pendirian TKTI (Tim Koordinasi Telematika Indonesia. Pemerintah sekarang "berhasil" mendirikan namanya DetikNas (Dewan Teknologi Informasi dan Komunkasi Nasional). Sebelumnya pernah didirikan Task Force (gugus kerja) yang juga memiliki peran serupa. Apa lagi kalo bukan namanya proyek... daripada tidak sama sekali.
Pembuatan rencana strategis untuk tahun 2007 - 2011, bukannya dulu kita sudah punya "Nusantara 21" Pak???? Ditambah Roadmap..... yang tentu saja dibuat untuk basa-basi..... pengembangan sumber daya manusia dan lain sebagainya.... Saya sudah bosan Pak....
Tugas Utama Pemerintah hanya satu yakni, FASILITATOR.... melalui kebijakan yang demokratis. Pada saat Pemerintah "turut serta" menyusun "bla-bla" sudah pasti bubar jalan.
Dalam kacamata optimistik, yha semoga saja "proyeknya" berhasil memintarkan warga Indonesia. Mudah-mudahan (selalu) bukan basa-basi.....

Monday, February 26, 2007

ARPICOT Ajang Internet Bergengsi....????

Indonesia pada tahun ini mendapatkan kepercayaan untuk menyelenggarakan APRICOT (Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technology) 2007. APRICOT yang diyakini sebagai ajang internet bergengsi agaknya tidak melulu bisa diterima. Apa lagi bagi mereka (stakeholder) yang memiliki interest dibalik penyelenggaraan kegiatan tersebut. Tak ayal, APRICOT yang tadinya merupakan salah satu ajang internet bergengsi berubah menjadi ajang berdagang.

Menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan APRICOT 2007 ini memang hal lain yang harus diacungi jempol.

Namun bila kita "tengok" ke dalam, apa yang disampaikan oleh beberapa "ahli" hanyalah "kebutuhan" sebagian dari 18.000.000 juta orang yang katanya mengerti internet. Kita (masyarakat) tidak pernah akan mengerti, apa yang akan "dibangun" oleh pemimpin negeri ini. Mudah-mudahan tidak sekedar proyek seperti yang sudah-sudah. Namun bila kita cermati apa yang disampaikan oleh Dirjend Aplikasi dan Telematika, sesungguhnya adalah proyek belaka.

Tidak jelas, apa yang kemudian menjadikan mereka (pemerintah) begitu yakin akan 2010 (tercipta masyarakat internet indonesia). Bagaimana mungkin, bila "setiap" bagian dari pengambilan keputusan negeri ini saling "berlomba". Percuma Pak kalo ujung-ujungnya proyek....

Onno nampaknya lebih realistis meski masih terkesan "elit", meski RT/RW Net nya belum seluruhnya dapat dirasakan oleh masyarakat strateginya boleh dibilang lebih "terukur" ketimbang mereka yang hanya mengandalkan anggaran yang satu dengan anggaran yang lain.

Tapi inilah Indonesia, apa yang terjadi terjadilah..... sementara apa yang diharapkan hanyalah "janji" para selebritis IT di Indonesia. (26/02/2007)